Kekuatan WKRI yg menghasilkan Ketulusan pelayanan di masyarakat.


Semarang - BSB,  24 Januari 2018, Gereja Stasi St Petrus Chrisologus Paroki St Theresia Bongsari tampak dipenuhi warna biru laut. Tidak kurang dari 500 anggota Wanita Katolik Republik Indonesia Cabang Kota Semarang hadir dalam perayaan Ekaristi awal tahun 2018. Tema Misa awal tahun ini adalah Kekuatan WKRI yg menghasilkan Ketulusan pelayanan di masyarakat.

Tema ini sangat relevan untuk direfleksikan.  Rm Eduardus Didik Chahyono SJ,Pastor Kepala Paroki St Theresia mengungkapkan,"Ibu-Ibu WKRI ini adalah para "menteri" yang hebat.Semua tugas kementerian dalam Kabinet dikerjakan oleh para Ibu.Misalnya saja menteri Pendidikan,para Ibu dalam keluarga mengambil peran untuk mendidik anak,menemani anak belajar dan mengajari anak belajar.Ibu berperan sebagai menteri kesehatan tampak ketika Ibu bersedia merawat anggota keluarga yang sakit,mencarikan obat dan bersedia juga 'ngerokin' ketika suami masuk angin."
Selain itu,Ibu-Ibu WKRI ini ternyata perempuan yang tercipta bukan saja dari tulang rusuk,namun sekarang tercipta juga dari 'tulang punggung'.Hal ini tampak ketika Ibu-Ibu WKRI bersedia menjadi penopang utama hidup keluarga."


Rm.Eduardus Didik SJ menegaskan,"Oleh karena itu pantaslah di awal tahun ini Ibu-Ibu WKRI berpaut dan menyerap kembali kekuatan dari Tuhan Yesus yang bersedia memanggul Salib karena dilandasi kekuatan cinta yang kuat.Salib tanda cinta Kristus inilah yang menjadi kekuatan dan landasan ketulusan WKRI dalam karya pelayanan di tengah keluarga dan masyarakat.Menyadari hal itu,WKRI perlu memantapkan program pembinaan anggota WKRI agar makin mampu berkiprah dalam keluarga dan Masyarakat."

A. Dian Spatikeswari Sonny WKRI ranting Ngaliyan,bersyukur atas kehadiran anggota WKRI cabang Semarang yang sangat banyak ini."Kehadiran para anggota WKRI menjadi penyemangat kegiatan WKRI di Ngaliyan,"ujarnya.

Sementara itu, Ketua WKRI Cabang Kota Semarang, Florentina Sri Winarni Yusuf mengungkapkan," Tugas 'kementerian' yang diemban anggota WKRI memang berat.Kami sangat terbantu dengan pemberian motivasi dari Romo. Kami menjadi bersemangat.Semoga di tahun 2018  pengurus dan anggota WKRI dapat merancang program pembinaan yang lebih baik lagi."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

THS dan THM Buka Latihan di Kota Semarang

PESAN BAPA SUCI PAUS FRANSISKUS UNTUK HARI ORANG MISKIN SEDUNIA I (19 November 2017)

PERAYAAN NATAL GEREJA BONGSARI SEMARANG