Whorkshop Paduan Suara Paroki Bongsari

BONGSARI — Workshop Paduan Suara Lingkungan dilaksanakan Minggu (26/3/2017), dengan tema “Bagaimana Mengelola dan Merekrut Anggota Paduan Suara secara efektif dan menyenangkan“, kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Kerja Paduan Suara Bidang Liturgi dan Peribadatan Dewan Paroki Santa Theresia Bongsari Semarang.
Ketua Bidang Liturgi dan Peribadatan Aloysius Henry Ernanto atau yang akrab dipanggil Mas Guponk mengatakan bahwa tujuan  Workshop Paduan Suara ini adalah upaya peningkatan kopetensi sumber daya manusia khususnya bagi aktifis pendamping paduan suara di lingkungan-lingkungan dan kelompok kategorial terutama yang ambil bagian dalam tugas pelayanan di Gereja Induk Paroki Bongsari Semarang, disamping itu supaya ke depannya nanti, tumbuh bibit-bibit pelatih dan konduktor di masing-masing lingkungan.
Sementara Pastor Kepala Paroki Bongsari Rm Eduardus Didik C.W,SJ, merasa bangga dan kagum atas antusias peserta yang hadir mengikuti workshop dari target 100 orang, saat pembukaan sudah hadir 115 orang yang hadir dari lingkunga sekitar gereja induk, gereja wilayah panjangan dan perwakilan dari Stasi St. Petrus Krisologos BSB Mijen Semarang.
Suasana Pelaksanaan Workshop Narasumber Ibu Theresia dan peserta
Acara yang dilaksanakan di aula St. Theresia Bongsari yang dimulai pukul 10.00 s.d 15.00 wib, tetap dalam kondisi penuh karena seluruh peserta dengan tekun dan cermat mengikuti arahan bahkan praktek langsung belajar cara menyanyi, cara melatih, hingga bagaimana mengelola tim paduan suara yang ada lingkungan.

Narasumber yang berasal dari Pengajar Progdi Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Univeritas Kristen Satya Wacana Salatiga yakni Ibu Juanita Theresia Adimurti,S.Sn,M.Pd, pada awal penyampaian materi. narasumber workshop mengungkapkan “harus diperhatikan bahwa mulut, hidung dan tenggorakan mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam proses menyanyi” sementara Maria Kun Widati salah satu koordinator  Tim Kerja paduan suara memandu seluruh rangkaian acara workshop, mendampingi narasumber dan memperkenalkan seluruh peserta yang hadir serta memberikan informasi materi yang akan disampaikan yakni Diregen Paduan Suara, Teknik Vokal Dasar, dan Musik Liturgi serta praktek. “ cukup baik, efektif dan aplikatif   dan mungkin perlu di agendakan lagi biar kita-kita semakin berani saat melatih dilingkungan” ungkap salah peserta workshop disela-sela istirahat makan siang. Profesiat untuk seluruh peserta aktif penggerak paduan suara lingkungan tetap semangat. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

THS dan THM Buka Latihan di Kota Semarang

PESAN BAPA SUCI PAUS FRANSISKUS UNTUK HARI ORANG MISKIN SEDUNIA I (19 November 2017)

PERAYAAN NATAL GEREJA BONGSARI SEMARANG